Selasa, 15 April 2008

Harga kertas Naik!


Pagi tadi, mulai pukul 7 pagi aku memulai hobi baruku untuk menongkrongi TV one, tepatnya lagi di program acara Apa Kabar Indonesia? Disana hadir seorang narasumber yang aku ngga terlalu menyimak siapa namanya. Ternyata tema yang diangkat adalah mengenai naiknya harga kertas sekitar 15%-20%! Wah, ini persentase yang cukup besar! Tak pelak lagi, digaris bawahi disini bahwa para penerbit sedang berada dalam masalah besar. Bahkan bisa jadi, diramalkan para perusahaan koran bisa sampai menutup usahanya.

Wah, masa’ seh??

Ternyata, dari perbincangan hangat tersebut, problema ini terjadi bukanlah dikarenakan stok kertas yang tidak memadai. Justru stok sangat banyak (bahkan sampai dieskpor). Namun yang menjadi masalah adalah, harganya melangit!

Pengaruhnya tidak hanya untuk eksistensi para perusahaan Koran atau penerbit. Tentunya pengaruh naiknya harga kertas ini akan menghantam para konsumen, yang setiap hari membutuhkan Koran untuk menilik berita-berita teraktual dan untuk memperkaya wawasan dan kejiwaan.

Lebih jauh lagi, bagaimana nasib anak-anak didik yang sebentar lagi akan memasuki tahun ajaran baru?

Kalau kita membandingkan dengan beberapa Negara, ternyata jika dibandingkan, betapa masih “lux”-nya harga koran versi Indonesia. Bayangkan saja, di Inggris, untuk Koran yang seharga dengan harga di Indonesia, jumlahnya lebih tebal dibandingkan Koran Indonesia yang tipis. Bahkan, di Amerika Serikat, seorang buruh yang bekerja selama 2,5 jam saja, gajinya itu sudah cukup untuk berlangganan Koran! Bandingkan dengan Indonesia. Apakah buruh kita yang bekerja selama 2,5 jam sanggup untuk berlangganan Koran? Boro-boro….beli nasi aja susah.

Ini berarti Koran di Indonesia memang masih tergolong barang mewah!

Kalau sudah begini, rugilah sebuah bangsa yang tidak bisa mendulang ilmu dan membuana cakrawala, jika untuk membaca saja mahal harganya!

So, tuk pemerintah, saya setuju dengan yang diungkapkan oleh salah seorang presenter Apa kabar Indonesia ; semoga PPn-nya bisa dihapuskan……

Ku hanya bisa mengaminkan dari sudut-sudut ruangan televisiku.............

4 komentar:

Dian Prawira mengatakan...

Kacau bangget. Apalagi buat yang sedang mengerjakan skrispsi. Huaaaa

mardee mengatakan...

bentar2...stok melimpah kok harga malah naik seh? *msih bingung*

semoga PPn-nya bisa dihapuskan......

amin...

Mimi Chatz mengatakan...

to mardee (the bee), maksutdnya, yah kayak kasus pangan kita, stoknya banyak, tidak berkekurangan. Nah tapi harganya mahallll..ya g tau juga knapa harganya malah mahal..namanya juga kebijakan pemerintah kita..:)

semrawut mengatakan...

klo harga kertas naik, kira2 harga kitab ikutan naik gak ya?!