Minggu, 21 Desember 2008

Catatan pernikahan Helvy Tiana Rosa

Critanya, kemaren malem after ngadirin resepsi Kak Ica sepupupuku (selamet ya k Ica), aku jalan-jalan ke Gramedia to hunting buku yang udah aku dan Meggie incer sejak dua minggu yang lalu. Sayang, budgetnya lagi kosong pada saat itu. Jadi, mumpung saat ini budgetnya ada, ya kukebut aja, gitu lho..hehehe.

Buku apa siy?? mpe segitunya??

Ni bukan sembarang buku. Dua nama yang begitu aku suka yakni duo kakak beradik Helvy Tiana Rosa dan Asma Nadia. Nah...buku terbaru Mbak Helvy yang kali ini jadi inceran kita.

Judulnya : CATATAN PERNIKAHAN (Aku tahu, aku hanya ingin menikahi jiwamu selalu) by Helvy Tiana Rosa.

Seperti biasa, bahasa yang begitu mengalir dan enerjik dipaparkan oleh Mbak Helvy ketika ia membuka lembar demi lembar kisah bahtera rumah tangganya. Judul-judul seperti "Januari Cinta", "Menolak bidadari", "selamat tidur, juara", "Pekerjaan bunda: memeluk!" dan masih banyak lagi bener-bener ngaduk-ngaduk prasaan kita slaku pembaca. Ada yang lucu, romantis, sedih, gemesin..dll dsb.

Namun bagian yang paling aku suka adalah, mbak Helvy menghiasi buku terbarunya ini dengan taburan puisi. Wow!! Ni dia yang bikin betah. Di awal-awal aja ada sebuah rangkaian kata yang begitu indah yang ia lukiskan buat sang suami, Tomi Satryatomo.

Kaya begini nih....

Ketika bahasa
tak lagi percaya pada kata
apakah yang masih bisa kita ucap?

:cinta

Ketika wajahmu
tak lagi menampakkan kening, mata,
hidung dan mulut
apakah yang masih bisa kukecup?
: do'a


Masih ada lagi!!

Simak, ya....ini puisi yang Mba Helvy tlis pada Januari 2006 yang lalu. Judulnya KANGEN

KANGEN
: suamiku
telah kutuliskan puisi-puisi itu
sejak usiamu 26 tahun

ketika pertama kali kita bertukar senyum

pada jarak pandang yang begitu dekat


Kau ingat,
saat kubisikkan mungkin aku tak perlu matahari
bulan, atau bintang lagi
cukup kau, cahaya yang Dia kirimkan untukku
Ah, apa kau masih menyimpan puisi-puisi itu?


Dua belas tahun kemudian
aku masih menikmati
mengirimmu puisi
hingga hari ini

aku pun menjelma hujan

yang enggan berhenti di berandamu

bersama angin yang selalu kasmaran


Kau tahu, aku masih saja menatapmu
dengan mataku yang dulu

lelaki sederhana berhati samudera

yang selalu membawaku berlabuh pada-Nya


Pada berkali masa, kau pernah berkata, :
"Aku tahu, Aku hanya ingin menikahi jiwamu selalu"

Subhanallah...TOP banget buat Mbak helvy. masih banyak puisi-puisi yang lain termasuk puisi dari Faiz, puteranya yang kini sudah berusia 12 tahun! Judulnya "Dari seorang anak, yang ayah dan ibunya akan bercerai"..huhuhuhu.....Faiz bisaa aja..

Pengen baca lebih jauhh?? beli aja. Kalo mo minjem tar ya karena saya blom selese bacanya..hehehehe


2 komentar:

Salie mengatakan...

Bolehkah kami mendapat resume dari buku yang anda baca ? syukur kalau boleh diposting aja. Tq.

ushinawareta mengatakan...

Aku ingin [ada] yang menikahi jiwaku..

tapi belum ketemu miiii.. wakakakakakakak....

pengen beli bukunya neeeeh,, thanks udah ingetin tentang buku yang ingin diincer sejak bulan lalu... hihihi..

sempet aja lupa, mau beli buku itu...

-ushinawareta-