Tampilkan postingan dengan label Samudera hati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Samudera hati. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 Februari 2011

Adagio Februari Malam

Dekatkah akal dengan hati?

Sirap akal memanggil-manggil janji yang bergelantungan di bibir-bibir buku. Tempat kau, aku dan bukan mereka mencorat-coret kebimbangan yang berdansa sepanjang bulan.


Bicara tentang bulan. Aku memeluk bulan kedua, ketiga, keempat dan seterusnya. Tapi tidak pada bulan tersulung. Yang meremang, berkabut dan hilang bak cahaya-cahaya tersesat.


Tidak cukupkah melipat puisimu kemudian menyematkannya pada jejeran abad yang masih dikayuh? Tidak cukupkah melelah namun masih menyimpan gudang-gudang harapan yang menua? Aku menggigil bersedekap, menghitung2 bulir-bulir kepastian dan ketidakpastian..


Sementara di jantung yang terus berdetak.. Satu persatu angka-angka di kalender patah. Dan dua derita harus berpisah......



(ptk, 25 febr 2011. 00:57 a.m)

Selasa, 15 Februari 2011

Hey..kamu. Saya Minta Maaf!

Berkali-kali disaat lapang saya mengingatkan kepada diri saya sendiri, "Cukup katakan yang baik-baik saja kepada orang-orang terkasih kita. Karena kita tak pernah tau, bisa jadi itu adalah perjumpaan kita yang terakhir..."

Hiks...ini adalah perkataan dari seorang penulis ; Afifah Afra, dari sebuah pengalaman pribadinya. Aku tak mau mengalaminya, yang pasti :(

Tapi apa dikata, diri yang separo pleghmatis dan separo sanguinis ini kadang menerajang nasihat diri sendiri. Sebuah sms telah terkirim kepada salah satu sahabat terbaikku. Kata-katanya sungguh pedas menyakitkan.

Dan pada akhirnya..Aku lagi-lagi menyesal. Menyesal, menyesal. Sungguh menyesal!!

Dan kini mungkin entah apa bayaran yang harus kuterima. Sungguh takut dengan murka sahabatku. Terlebih jua, takut saya akan murka Allah SWT.

Maaf.

Satu kata ini... rasanya ragu tuk saya layangkan. Ragu.

Tapi...pada akhirnya...aku harus mengalah pada ragu... :((

Jumat, 23 Oktober 2009

Taukah anda..?_?

Tahukah anda...

Kalau orang yang kelihatan begitu tegar hatinya, adalah orang yang sangat lemah dan butuh pertolongan?

Tahukah anda....

Kalau orang yang menghabiskan waktunya untuk melindungi orang lain adalah justru orang yang sangat butuh seseorang untuk melindunginya?

Tahukah anda....

Kalau tiga hal yang paling sulit untuk diungkapkan adalah :Aku cinta kamu, maaf dan tolong aku

Tahukah anda...........

kalau orang yang suka berpakaian warna merah lebih yakin kepada dirinya sendiri?



Tahukah anda.....

Kalau orang yang suka berpakaian kuning adalah orang yang menikmati kecantikannya sendiri?

Tahukah anda.....

Kalau orang yang suka berpakaian hitamadalah orang yang ingin tidak diperhatikan dan butuh bantuan dan pengertian anda?

Tahukah anda....

Kalau anda menolong seseorang, pertolongan tersebut
dikembalikan dua kali lipat?*

Tahukah anda.

bahwa lebih mudah mengatakan perasaan anda dalam tulisan dibandingkan mengatakan kepada seseorang secara langsung?

Tapi tahukah anda bahwa hal tsb akan lebih bernilai saat anda mengatakannya dihadapan orang tsb?

Tahukah anda.....

kalau anda memohon sesuatu dengan keyakinan, keinginan anda tsb pasti dikabulkan?*

Tahukah anda..

bahwa anda bisa mewujudkan impian anda,seperti jatuh cinta,menjadi kaya, selalu sehat, jika anda memintanya dengan keyakinan, dan jika anda benar-benar tahu, anda akan terkejut dengan apa yang bisa anda lakukan.

Tapi jangan percaya semua yang saya katakan.......

sebelum anda mencobanya sendiri......

Jumat, 11 September 2009

Menghapus, lagi-lagi...

..Entah apa yang sebenarnya membuatku kalut malam ini. Pukul 01.00 pagi. Terjaga. Status facebook-pun terupdate. Aku masih ingat isinya,

"Tidurkan pikiran.Tundukkan hati.Kau adalah makhluk bernyawa.Jangan menyerupai orang yang sudah mati.Akal adalah anugerah".

Humm. Lembaran hidup anak adam. Sudah mengering tintanya di lauh mahfudz. Andai saja tiap2 lembar yang rusak tulisannya dapat aku perbaiki. Dapat aku tipe-x dgn tipe-x permanen. Ah,,, bagaimana bisa?? Tugas hamba sahaya sepertiku adalah berjuang selanjutnya. Untuk mengisi lembar-lembar berikutnya menjadi baik. Hingga lembaran terakhir!!

1 harapan terbaikku. Takdir dapat diubah dengan do'a. Hingga ku berpikir dengan otak manusia ku ini : Betapa pemurahnya Allah. Dan betapa seringnya goresan keluhan terlukis dari bibirku. Ah...

Rabb. Pantaskah aku. Dengan amal yang biasa-biasa saja. Bahkan mungkin kurang dari itu! Bisa menembus, menerobos langitMu ? MelihatMu kelak tanpa hijab???

Aku rindu,Rabb. Aku merintih. Merayu. Meminta dengan sepenuh-penuhnya pinta. Bantu aku. Bantu aku menuliskan lembaran-lembaran kitab hidupku. Sampai lembar terakhir! Dengan goresan-goresan tinta kebaikan. Hingga kutakperlu mengingat lagi : banyaknya lembaran-lembaran lama, yang harus aku hapus ....

Senin, 25 Mei 2009

Matamu....

..Nah nah..di siang yang panas ini..dimana langit begitu garang menyepak dan menampar-nampar kulit sawo matangku, kendati ku tlah bersembunyi bernaung di bawah rimbun atap langit-langit lantai 2 Islamic centre...


Ku ingin menuangkan memoriku dari otak kecil mentega ku...pelan-pelan saja...
Ide ku telah habis di gerogoti rasa malas bosan dan kebingungan...
Makanya kini..pelan-pelan saja...
Lambat saja..
Tapi pastikan ia tertulis disini...


Siang ini....


Sudah 2 orang yang menanyakan "ada apa dengan matamu"


Siapa yang bertanya??


Pertama adalah cintaku si ne ne Rizyana yang tuk pertama kalinya aku menemuinya dan bertemu pasca honeymoon 12 harinya....Kupeluk ia...hmhmpph..bau mantten baru...wihihi..


Kedua adalah Bos ku di Radio. Pak Faisal yang memmanggilku ke ruangannya tuk sedikit memberikan info tentang PH, Production House. Nah..Bapakku ini paling gag bisa di boongi....Pertanyaan nnya dan asumsi nya gag jauh-jauh beda ma Ne Ne..


"Abis nangis yaaaaaaaaaa??"


Hihihiho jadi malluww...

"hah?? masak siy!! emang kliatan?" tanyaku gag yakin..Mungkin aku lupa bedakan kali yaaa..hihih

Huuww..ternyata emang keliatan...Aku ngaca bentar dari lap top mengkilat milik si bos...

Critanya itu adalah singkatnya, aku telah menghilangkan barang milik abangku...Nah...dengan sikap perfesionisnya yang begitu menjaga barang-barang pribadinya, berlawanan dengan sifatku yang terkadang kurang hati-hati alias ceroboh dikit...akhirnya tepat di hari Ahad..hilanglah barang itu...


Aku sudah menggantinya,....


Tapi apa dikata ia tak sudi....


Malam itu aku merenung dengan tangisan..dikit jak..hihihi


Mengapa aku sebegitu tidak hati-hatinya...

"Ambil saja hikmahnya..." hibur sahabatku.

"Kalo emang waktunya ilang ya ilang.. gag bisa ditunda-tunda lagi.." yang lain mengingatkan.


Hik hik....


"Zo kemarin ditungguin di pohon belimbing gak nyusul....ujung2nya begadang sm kelelawar buah deh..ughh" nah ni dari imaginary fren ku, edward cullen..si vampire yang baik hati...suka makan ayam rendang...

Yah....kurenungkan perkataan sahabatku yang baiiikk banget...

"Lu tu cerobohnya jadi kebiasaan..ilanginlah sifat itu tuh..." katanya....


Ya ya ya....

Ya Allah....Ampuni aku...

Oh mata..mataku....Jendela hatiku...



(Alhamdulillah akhirnya jadi juga tulisan ini..heeee)

Jumat, 20 Maret 2009

CINTA SEJATI ITU, ANAKKU

(Sumber : Buku Catatan pernikahan Helvy Tiana Rossa, sebuah percakapan helvy dan Faiz)

Suatu hari, Anakku, kau bertanya, Bunda, mengapa sebuah pernikahan itu bisa bertahan, dan mengapa yang lain gagal?

Maka akupun menjawab, pernikahan yang terus bertahan dan yang tidak bertahan hanya disebabkan oleh nyala cinta. Yang bertahan terus membarakannya dengan amunisi makfirah, gairah dan kesetiaan sepanjang jiwa. Sedang yang tak bertahan membiarkan nyala itu padam bersama redupnya makrifah, gairah dan kesetiaan antara mereka.




Jika kau mencintai seseorang, kau akan menaruhnya di tempat yang paling ternyaman di hatimu, hingga setiap kali menatap matamu, ia temukan dirinya berpijar disana. Kau tak akan pernah lelah mengenali diri dan jiwanya hingga ke sumsum tulang. Hidupmu penuh gairah, tak bai sekejappun atas keberadaannya.


Maka sampailah kau pada keputusan itu: Kau akan setia pada nafas, getar dan gerak saat bersamanya, hingga nyawa berpamitan untuk selamanya pada jasadmu. Bahkan kau masih berharap semua tak akan pernah tamat. Kau akan mendambakan hari dimana kau dan dia kelak dibangkitkan kembali sebagai pasangan, yang terus bergandengan tangan melintasi jalan-jalan asmara, di taman Syurga-Nya.


Itulah cinta sejati, anakku...........

Senin, 02 Maret 2009

Kalian untukku_part 2 (Never Ending Friendship)

Sahabat yang tak butuh banyak waktu untuk me-reply sms kita. Bahkan di tengah malam buta sekalipun! Mereka menyediakan ruang waktu, tempat dan bilik hati untuk mendengarkan kita. Tak peduli sepedih apapun kau mengumbar cerita! Mereka akan menyediakan dua telinga, dua hati dan dua tangan untuk menghapus air matamu. Mereka yang teruji mengorbankan banyak hal, sesadar atau setidaksadarnya dirimu.

Mereka yang mengatakan : ”Kau penting di mata kami!”
Mereka yang mengatakan : ”Kau bisa melewatinya!”
Mereka yang mengatakan : ”24 jam ini kami terbuka mendengarkanmu!”

Mereka yang tak putus bertanya : ”Sudah sholat?”
Mereka yang tak henti bertanya : ”Kau sudah makan? Kalau belum, segera makan!”
Mereka yang tak bosan bertanya : ”Lagi apa? Matikan tv mu, dengarkan aku!”

Mereka yang merasa kita tetap penting, sekalipun kita beranggapan bodoh ”Kau bukan siapa-siapa”

It’s a wonderful friendship.

Mereka yang malam tadi, tepat di penghujung 2 Maret 2009, menajamkan mata hatinya untuk mendengarkanku. Menajamkan telinganya untuk melihat sejauh mana sahabatnya ini mampu bersabar! Dan berbaik hati mengatakan bahwa merekalah yang bersalah!

Yang berbesar hati menegaskan : ”Kau tegar! Yang terbaik tetap kan jadi milikmu!”

Yang teguh mengingatkan : ”Kupercaya kau tetap sabar! Tak akan pernah salah aku memberimu thumb!”

Yang tulus berucap : ”Campur tangan Allah. Tak perlu sedih,sobat! Tak penting untukmu”

It’s a never ending friendship.

Terima kasih buat kalian bertiga. Kalian adalah mata hati yang bicara. Disini. Di kedalaman hati, di kebeningan jiwa.

Tak akan pernah kulewatkan nama kalian di setiap ratap dan sujud do’aku.
Jazakumullah Khairan katsiir.

( Written : 3 March 2009, in the bright morning and precious moment in a lifetime)

Kalian Untukku_part 1 (Never Ending Friendship)

28 Januari 2009 (21:19:44) sebuah sms masuk . Aku mengernyitkan dahi. Antara aneh dan lucu. Sms yang kudapat dari salah satu sahabatku yang berada di kota Metropolitan sana(yang udah lama menghilang). Yang kukenal sebagai kader muda FPI, namun mungkin karena muda usianya, suka ceplas-ceplos namun cerdas! Bagaimana tidak ceplas-ceplos. Narsisnya luar biasa.


”Ane udah tiga hari ini ngga mandi! Hattrick! Tapi tetap saja aura kegantengan ini tak pernah memudar”. Begitulah kira-kira salah satu sms narsisnya yang senantiasa ia umbar.

Tapi sudah sejak lama ia hilang dari peredaran dan memang ia sudah berubah. Tidak pernah ceplas-ceplos lagi. Sekarang ”tema” yang ia usung berbeda. Itulah sebabnya aku agak heran ketika sms ini muncul. Tapi hari ini, aku begitu berterima kasih atas sms yang baru 3 hari ini bersarang di inbox hapeku ini.


Cinta itu mutlak...
Dimana ia tak mengalami perubahan
Namun ia mampu merubah segalanya

Cinta itu maya
Dimana kita tak bisa merabanya
Namun kita mampu merasakannya

Cinta itu adalah anugerah
Yang diberikan SANG PEMBERI CINTA
Kepada manusia untuk saling menyayangi

Cinta itu tak dapat dilihat oleh mata
Diraba dengan jemari,
Cinta itu hanya dapat dirasakan dengan hati oleh para pecinta

Cinta itu sebuah bukti
Bukan sebuah janji!

Dan sahabat itu
seperti warna pelangi
Yang tak pernah pudar
Untuk selamanya


Paragraph terakhir lah yang hendak aku bicarakan disini.


Sekali lagi, tentang persahabatan. Tema yang tak lekang untuk dituliskan setelah cinta. Mereka bagai dua sisi mata uang.

Saat ini memang peran dari seorang sahabat (selain orang tua, tentu saja), begitu penting dan menjanjikan. Sahabat yang menyelamatkan saat hidup mulai terasa acak dan bergelombang. Saat hitam kita katakan putih, dan yang kita debat putih, dengan lantang mereka ingatkan bahwa itu adalah hitam!


Di suatu masa saat kita kehilangan roda untuk berjalan mulus di kehidupan. Dengan ringan mereka meminjamkan roda nya sebagai bukti ketulusan. Memayungi dirimu saat hujan turun dan kilat menyambar bergantian.

Dari salah seorang sahabat pula, aku mengutip hasil goresannya. Dan ini masih tentang sahabat!

Ada artikel yang menyebutkan bahwa menyayangi teman, sama sekali bukan berarti menafikan kecintaan kepada yang lain. Kecintaan kepada keluarga, kepada diri sendiri, sebab tiap-tiap jendela cinta memiliki ruangan tersendiri di hati yang tidak akan mampu disamakan dengan cinta-cinta lain Yang kesemuanya tidak saling berhimpit tidak pula bersinggungan. Namun tiap-tiap kecintaan mengisi bilik-bilik hati yang berbeda-beda. Kesemua cinta hendaknya merupakan suatu refleksi cinta kepada Allah SWT. Suatu pendaran keemasan dari keimanan, desiran sejuk angin kerinduan, dan deburan tegar ombak keistiqomahan. Yupz,, sayangilah teman karena Allah!


Teman sejati akan mengerti ketika kamu berkata, ”Aku lupa“ Teman sejati akan tetap setia menunggu ketika kamu berkata, ”Tunggu sebentar“ Teman sejati hatinya akan tetap tinggal, terikat kepadamu ketika kamu berkata, ” Tinggalkan aku sendiri “ (to be continued)

Jumat, 20 Februari 2009

7 Days without You

7 days, Papap!
7 days..
without our noisy in the living white room
Catch the remote and laught the show!
Messy floor is fade away without ya!


7 hari tidak bersama Papa terasa berbeda
Hari ini tepat tujuh hari ku tak bisa melihat lagi secara langsung gerak-geriknya


Pa,
Tidak ada lagi engkau yang pagi-pagi duduk menunggu koran tiba

Tuk kemudian menghabiskan sedikit waktumu untuk membacanya di teras kita yang penuh
bunga......


Tak ada Engkau yang terkadang terkekeh geli menyapa balita tetangga sebelah rumah kita
Tuk kemudian berjalan-jalan menyusuri kompleks perumahan yang teduh bercahaya


Tak ada lagi harum minyak wangi non alkoholmu
yang menandai keberangkatanmu tuk sholat berjamaah di masjid


Tak ada lagi piring bekas makanmu
Sandal jepit batikmu


Dan kopiah mu, pa...........



7 hari tanpamu

Menawarkan sejuta gelisah bermahadaya


Yang menawarkan 7 rupa warna :
Rindu, sakit, bahagia, khawatir,
gundah, bingung dan bahkan luka


Aku ingin kita semua kembali bersama

Secepatnya!

Dalam waktu dekat ini juga


Sejuta cinta, tanpa puitisasi estetika

Kukirimkan sore ini!

Rabu, 11 Februari 2009

Unhappy

Hari ini sungguh tak bergairah..


Sungguh!!


Abang semata wayang ku kini terbaring di Opname nun jauh disana di negeri orang. Sendirian...



Smoga cepat sembuh. Besok Insya Allah Papah nyusul kesana.

Cup! Muah

Minggu, 18 Januari 2009

Sepenuh masa

Sepenuh jiwa, sepenuh hati, sepenuh raga

Sepenuh yang pernah kumiliki dan pernah kulewati

Dentuman langkah akan pengambilan keputusan
berhambur melompati masa yang berceceran

Jika diizinkan tak kan ada luka
Tapi semua harus terluka
Karena kita bukanlah manusia adidaya


Selamat datang langit angkasa
Selamat tinggal padang cahaya
Masuki gerbang hati yang baru
Menuju rahmat bagi semesta

Hakam tetap berlaku
Bagiku dan kamu
Allah adil Bagi seluruh hamba-Nya

Kamis, 15 Januari 2009

NYANYIAN ANAK-ANAK PALESTINA (Sebuah Imajinasi akan Taman Firdaus mereka)

Apa yang kau tangiskan, saudaraku Muslimin?

Kami lihat kalian begitu meratapi kebiadaban kaum yahudi
Kesedihan kalian begitu mendalam saat menyaksikan kami terkapar, menggelepar di tanah Baitul Maqdis


Saat sepatu-sepatu kotor Bani Israel berderap-derap memasuki kebun-kebun dan rumah-rumah kami, anak-anak Palestina

Dan kalian saudara kami, berseru dari seluruh pelosok bumi

Meminta pembebasan Kaum Muslimin dari tanah suci



Jangan kau tangiskan lagi, saudaraku Muslimin!

Rudal Yahudi yang menggilas dan melumat daging tubuh kami
Hanyalah selaksana gigitan semut belaka

Amunisi fosfor putih yang ditaburkan mereka ke rakyat kami
Hanyalah rintihan kecil yang tak kan lama sembilunya

Sesungguhnya kami di sini adalah orang-orang bertakwa yang mendapat kemenangan

Yaitu kebun-kebun dan buah anggur yang mengelilingi dan begitu sedap di pandang mata
Dan gadis-gadis remaja yang sebaya
Dan gelas-gelas yang penuh berisi minuman
Disini kami tidaklah mendengarkan perkataan yang sia-sia apalagi dusta

Disini kami bersama Tuhan kami, Tuhan yang memelihara langit dan bumi
Tuhan dari kami, dari kalian bangsa-bangsa Asia, Arab, Eropa dan juga kaum yang dikutuk, Bani israil
Kami bersama kami,Tuhan Yang Maha Pemurah

Untuk itu saudaraku Muslimin,
Janganlah lagi terlalu bersusah hati
Pikirkanlah bekal kalian dan keluarga kalian
Kapan kalian kan menghadap Allah dengan kondisi terbaik dan paling membanggakan

Inilah kami di taman firdaus

Menunggu Kaum Muslimin yang pemberani!

Hidup di naungan Al-Qur’an, bertempur di medan jihad

Dan berkasih sayang terhadap saudara-saudaranya!

Bukan mereka yang terombang-ambing oleh nafsu dan fatamorgana dunia

Inilah nyanyian kami,
Anak-anak Palestina
Di Taman Firdaus tertinggi....

14 Januari 2009//17 Muharram 1430 H

Minggu, 16 November 2008

For My MG, Don't Be Sad ..

Apa yang sedang terlukis di bola matamu, sahabatku?
Kulihat ada segumpal awan kelabu bergelayut tak menentu disana
Apa itu resah yang selama ini berat membebani dadamu?
Cukupkan ia...
Biar aku menampungnya juga di dadaku




Apa itu luka, sahabatku?

Kurasakan ada pedih tengah mencabik perasaanmu
Menunggu kebahagiaan dengan hanya bertopang dagu bukanlah pilihanmu
Karena ada aku yang kan mengobati jeri
Katakanlah..
Apalagi yang bisa kubantu


Cukupkah semua ini, sahabatku?
Biarkan embun menghapus air matamu
Kutawarkan pada alam untuk menjadi pelindung kebahagiaanmu
Jangan pernah lagi meneriaki malam
Jangan pernah lagi menyalahi gelap

Karena ada aku untukmu
Untukmu, kutemani kau menyusuri belantara rimba
Dengan ribuan do’a dan erat genggaman tangan yang tak pernah terlepas
Lalu kita terjun bebas menyusuri dunia dengan sebuah pengharapan dan mimpi
Hingga Langit angkasa memanggil kita
Hingga dunia bersedih atas kepergian kita

(Ne puisi special bwt Meggie yang lagi sedih...)

Sabtu, 08 November 2008

Belahan Jiwa

“Neng..Aa udah nikah alhamdulillah pas lebaran kemarin..Maaf baru ngasi tau”

Kira-kira begitulah sms yang kuterima di akhir Oktober yang lalu. Surprise juga.. Kok baru dapet kabarnya sekarang. Prasaan baruu aja kemarin ni orang curhat tentang dirinya yang belum-belum juga sampai pada impiannya tuk menyegerakan pernikahannya. Biasalah, adaaa aja campur tangan syetan yang menghembus-hembuskan rasa ragu to kembali menunda-nunda sebuah kebaikan. Dasar Syetan. Usil.


Nah. Langsung saja ke-surprise-an dan ke-hepi-anku kutunjukan dengan me-reply A Henda yang menggenapkan separuh dien-nya di usianya yang ke 34 itu.

“What? Ko gax bilang-bilang?? Wah selamet ya A! Akhirnya jadi juga. Semoga menjadi keluarga yang sakinah mawaddah wa rahmah. Smoga berkah deh idupnya!”


“Makasi. Ya maap. Kemarin sibuk banget ngurusin sgala sesuatunya. Jadinya klupaan deh..hehe. Neng kapan nyusul?”


“May lah A! May be yes May be no. Maka nya…doain..” reply-ku lagi.
Ah jawaban klise yang always dijadiin senjata kalo ada yang nanya-nanya begituan.

“Amien. Semoga Neng segera menyusul dan mendapatkan suami yang sayang ma Neng..”


Amien A. Makasih atas do’a tulusnya. Insya Allah semoga Allah kabulkan dan mudahkan. **sedikit terharu”.


**************************************************************************************************
*********** Sebuah perjalanan panjang anak manusia ketika menemukan titik itu. Mendapatkan jodohnya. Belahan jiwanya. Seolah-olah tengah berputar-putar pada sebuah labirin besar. Berkelok-kelok, kadang memusingkan, bikin grogi dan akhirnya sampai kepada sang pujaan hati.

Hehehe. Sotoy banget ya. Gak tau ah…Belum lagi kapasitas saya untuk berbicara panjang lebar tentang hal ini.

Nah, Sebuah sms pernah saya dapatkan dari seorang Ukhti yang kini sudah dikarunia seorang anak yang tampan. Cukup menginspirasi agar lebih bersabar dan tabah..( halah…).

beLaHan jiWa,,

TaK aDa yaNg peRnah tAu siaPa dia,,

Dia aKan daTang seTelaH saAtnya tiBa

deNgan caRa yaNg beRsih & suCi

taNpa teRkotoRi naFsu dan keMaksiatan,,


Dia aKan meNyentuh suDut teRhalus haTi Qta,,
Tak Kan peRnah teRtuKar,,,


YaKinlah…..


Wuh…Keren khan..


Oiya ada juga sebuah puisi keren yang saya temuin. Tulisan ini kukutip dari sebuah undangan pernikahan. Udah agak lamaan sih, kira-kira 4-5 taun lalu. Jadi maaf lupa siapa mantennya (yang nulis puisi tsb).


Yang jelas begitu indah, begitu puitis, begitu menyentuh…


Ni dia…..

Jika kau percaya takdir dan suratan

Maukah kau menjadi takdirku
dan menuliskan takdir kita bersama

Dan jika kau percaya Allah punya rencana
Inginkah kau berdoa bersamaku
Bahagianya kita adalah
bagian dari rencana terindah-Nya

Dan percayalah…
Bahagia terindahku cuma kamu


Hmm..Hmm..puwitis banget dan indah banget. Buat anda-anda para kaum bujangan dan jojoba-jojoba yang mau melamar calonnya pake aja contekan puisi ini. . . he he he silahkannn!!

Bagi yang suami-suami udah nikah silahkan Try it at home! Syapa tau makin di sayang. Dan buat para istri, syapa tau uang belanjanya dinaikin.


Syapa tau.. Tul ngga??

Pa lagi ya ? Yah kira-kira begitulah..


Bye....

Kamis, 23 Oktober 2008

Saat harus berpaling lagi...


Jika sebuah pengkhianatan adalah hal keji di muka bumi ini, maka bisa jadi mengkhianati Allah dengan lari dari-Nya ketika sedang bermasalah bisa jadi merupakan sebuah kekejian yang paling bengis.

Hari ini segala semangat kehidupanku menguap. Untuk sejenak saja, kukira ( setidaknya ketika aku menulis ini).

Dengan segenap rasa berat di dada, aku terbang bersama dunia maya. Tanpa tujuan, tanpa keinginan. Semuanya dilakukan tanpa asa.

Gemetar, itu yang aku rasakan sekarang......

Hingga pada akhirnya, laksana sebuah saputan air di bibir pantai,sampailah aku pada kalimat ini...Kutemukan kata-kata indah itu dari sebuah shoutbox.

Andaikan engkau perlu kekasih,maka pilihlah ALLAH. Kiranya engkau perlu teman sejati,maka dampingilah AL-QURAN. Jikalau engkau perlu kekuatan dalam kehidupan,maka bertawakallah pada ALLAH & bersabarlah....


Allah, aku kembali pada-Mu.............

Sabtu, 27 September 2008

APOLOGIZE



You…

The one who closed that door 4 me

And built this wall against me,,



You...


Forbidden the floor to be walked by me

And switch on a big rainy wind to me, ,



You…


Who discover that I’m nothing less than a looser

On your mind and thought, ,


No matter what I do

No matter how hard I try
It seems to be so wrong
In that useless stupid selfish freak, ,





Wish you to change

Wish you to erase it all from yours
N then I’ll back to fulfill the missing from yours
And then I’ll back to fulfill the missing part in your soul

Jumat, 09 Mei 2008

The little girl without her cat


In these starry sky

Freeze over the bitter dry

The little girl grabs over the green trees

Seems she flies like a ballerina with a pink kisses


Find find...find him..


Is my cat happy now?

Or he runs like a little arrow

Or speaks with the God to be sent him a big rainbow.....


Oh my kitty kitty lovely

Don't leave me in my shocking freaky



( May 09th 2008, inspired by my 3 Little Cats : Rajoo, Fizi and Mei mei. Semoga kalian sehat dan cepat besar, ya sayang...... )





Rabu, 07 Mei 2008

Kesayanganku...



Memandangmu adalah sebuah keajaiban..



Mencintaimu adalah sebuah kebanggaan..



Karena kau kesayanganku...



Kearifan untuk tidak menyentuhmu lagi




Membuncahkan kerinduan..







Ah..kau memang kesayangan semua orang..

Minggu, 09 Maret 2008

Tersadar di tepian


Sahabat adalah sebuah pelabuhan tempat aku beristirahat ketika lelah berlayar. Oh..tidak. tak cukup lengkap itu. Dia juga adalah lautan yng turut serta memberikan penjagaan akan pelayaranku. Dia menemani dan senantiasa memberikan rambu dan tanda ada apakah di depan sana.

Sahabatku juga adalah lumba-lumbaku. Ia berenang kemudian melompat tuk menyeruakkan rasa kag
um, bahagia dan juga kehangatan bak sinar matahari yang lembutnya menyentuh pori-pori.Kadang ia menyanyi dengan suara emasnya, yang tak jarang kutangkapi sebagai nyanyian syurga pelepas penat.

Dengan demikian, berlayarlah aku dengan penuh kedamaian......

Beberapa hari yang lalu kurasakan kepedihan yang amat sangat. Aku tak dihargai oleh orang-orang dekatku..(setidaknya inilah perasaan egois yang muncul masa itu). Aku berlari menghempaskan tubuhku dengan dada sesak. Seakan sebuah mangkok bundar besar sedang terjatuh dan menelungkupiku bulat-bulat. Aku seakan berada dalam gelap yang temaram.

Air mata bertitik-titik berjatuhan menambah suasana sepi perasaan. Serasa aku sudah melaksanakan semuanya dengan sempurna. Dan dengan kedalaman cinta pula. Tapi mengapakah kerap didera dengan ketidaksenangan akan hasil yang tlah diikhtiarkan?

Dalam penat, benci dan betikan syak wasyangka dimana syetan senantiasa memanfaatkannya tuk berpesta pora..Aku teringat lautanku. Aku teringat lumba-lumbaku. Kuraih handphoneku dan kutatap nama-nama kontak yang tertera di layar itu. Siapakah sesungguhnya lautan dan lumba-lumbaku itu? Sahabat yang tertoreh dalam relung sanubariku?

Diantara sekian banyak nama, kutemukan dua nama yang hinggap bak kupu-kupu padang yang hilir mudik memenuhi hatiku. Kusapa dengan senyum, sebait sms ku ketik dengan pelan.
"Terima kasih, sahabat. Telah bersedia mengerti dan menyayangiku...."

Kini kubisa kembali berlayar mengarungi hidup. Terima kasih ya Rabb..kau masih menemaniku, bersama dengan sahabat-sahabat yang tak pernah meninggalkanku...


"Dengan demikian..berlayarlah aku dengan penuh kedamaian....."